![]() |
| Oleh: Umirah Ramata |
Lang, menghitung jarak antara kita, seperti merunuti jejak di tiupan angin. Dari utara kau menari dengan gemulai rindu.
Menekan hilir-hilir rasa.
Apa yang harus kukatakan pada rinai hujan, jika hadirnya hanya menanyakan dirimu?
Sedang ketika alirannya menuju muara, kau selalu tak ada di sana.
Lang, mencarimu, seperti berburu mutiara di buliran pasir.Tak lekat kugenggam, tak utuh kudekap. Senyummu membias peradaban alam tanpa warna.
Ketika senja merapalkan doa-doa tentang pemuja dunia. Kau lesap, melesat tanpa aba-aba di segala penjuru arah.
Dan aku selalu hilang, antara nyawa yang timbul-tenggelam.
Taipei, 201306291901



0 komentar:
Post a Comment