Aku merindumu, Lang
Seperti tingkah kita yang mengintai elang dari balik rerumpun bambu
Bambu yang mencakar jamahan langit
Bambu yang selalu menjadi perdu
Aku ingat kamu, Lang
Saat berjajar di tepi sungai
Menangkap bayang dari riaknya yang tenang
Merekam segala polah dari dalam wujudnya
Wujud yang menyatukan pandangan kita
Wujud yang selalu menjadi saksi
Kau dengar aku bernyanyi, Lang?
Lagu tentang malam yang menggantung di pucuk daun
Iringan simfoni sang gerimis dari sudut bumi
Bumi yang mengabadikan nama kita
Bumi yang selalu menjadi penghulu
Tengah malam sudah, Lang
Aku biarkan sekepul rindu mengecup dahimu
Sebentar menepuk bahumu
Dan selamanya memeluk tubuhmu
01192013



0 komentar:
Post a Comment