Aku melihat ada yang turun. Semenjak menatap lamat gumpalan senyummu.
Itulah kamu. Senantiasa beku dengan waktu. Membiarkan segala di sisimu cemburu.
Aku tak pernah menatapmu berjalan. Menenteng sebuah sauh yang akhirnya kau lempar di tengah lautan itu.
Tak pernah jauh, Sayang.
Matamu yang redup penuh bintang selalu menjadi lampion di kereta malam kita.
Mereka bilang ini cinta. Dengan keras aku menolaknya. Karena ini adalah Cinta yang sepenuhnya cinta.
2102013
Oleh : Umirah Ramata
Itulah kamu. Senantiasa beku dengan waktu. Membiarkan segala di sisimu cemburu.
Aku tak pernah menatapmu berjalan. Menenteng sebuah sauh yang akhirnya kau lempar di tengah lautan itu.
Tak pernah jauh, Sayang.
Matamu yang redup penuh bintang selalu menjadi lampion di kereta malam kita.
Mereka bilang ini cinta. Dengan keras aku menolaknya. Karena ini adalah Cinta yang sepenuhnya cinta.
2102013
Oleh : Umirah Ramata


0 komentar:
Post a Comment