Bonsai dan Bunga Nia

Masih ingat malam itu, Bonsai, dengan lancar dan terdengar berulang-ulang memetakan semua kenangannya di tengah malam. Dan aku, dengan s...

Malaikat Ilham dari Surga

Aku bisa bergelanyut manja di pundaknya Bukan hanya saat duduk menikmati tenggelamnya senja Tapi di saat aku berjalan di sampingnya I...

BUAH DUREN DAN BUAH NAGA

B : Minggir semuanya! Gwe mau kasih pengumuman! D : Et dah! Ini bos, tinggal ngomong aja apa susahnya? B : Bawel lu! Ini demi kebaika...

Bahasa Tanpa Kata

Aku mulai bermain Dengan rintik yang turun dari bersihnya pipimu Perlahan mengaharubirukan hatiku Menjejakkan tapak-tapak amanah Pes...

Cerita Enam November

26 derajat suhu kamar di siang hari ini, tak ada mentari yang menemani bumi. Semilir angin terasa cukup membuat yang berjalan saat pagi ...

Kecoa dan Sang Raja Hutan

Ada kecoak jalan di selokan, makan sampah apa saja di depannya. Ketemu sang raja hutan yang membawanya ke istana di beri setumpuk ber...

Dulu, Kau Tak Begitu

Oleh: Umirah Ramata setiap tetes menit menggantung di bibir senja mengabadikan semua rasa dalam ketiadaan nama yang tak mampu kuar...

The Promise Ring

Macetnya jalanan Jakata tak membuatku merasa penat. Riuh penjual asongan yang berseliweran berganti menawarkan dagangan, tak aku hiraukan...

Serial Brondong dan Juling

"Brondong ... brondong ...." Siapa yang tak mau makan brondong? Sudah manis, gurih dan pengisi perut yang baik. Kenapa pula d...

Followers

 

©Copyright 2011 Rumah Ramata | TNB