Puisi

Monday, October 22, 2012 0 komentar



Puisi tertawa,
Berembun merenda pagi
Desir angin takluk pada sahajanya
Sedang lirihnya mengundang surya
Jarakku telah terikat di urat nadi

Kemarin,
Puisi merayu
Mendayung biduk mimpi
Genggam bulan direstu langit
Senyumnya titian purnama
Mengembang sukma merajuk cinta

Semenit yang lalu,
Puisi merenung
Marah  pada akar belukar
Pitam di hulu kesabaran
Memandang sangar berhukum rimba

Taipei, 2012

0 komentar:

Post a Comment

Followers

 

©Copyright 2011 Rumah Ramata | TNB